SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI MARTIN TOBING.

Browsing "Older Posts"

Berikut ini adalah langkah-langkah singkat untuk membuat aplikasi PHP sederhana di Google App Engine menggunakan OS Windows :
  1. Download dan Install Google App Engine SDK for PHP (https://cloud.google.com/appengine/downloads#Google_App_Engine_SDK_for_PHP)
  2. Download Python 2.7.X (https://www.python.org/download/releases/2.7.5/). Kita perlu meng-install aplikasi Python karena Server Development Google App Engine menggunakan aplikasi Python.
  3. Buat File PHP sederhana di salah satu folder aplikasi Anda (saya menggunakan PATH d:\xampp\htdocs\googlecloud\contohhelloworld\) dengan nama "contohhelloworld.php" (untuk nama file bisa apa saja).
    <?php
    echo "Hello Dunia!";
    ?>
  4. Buat file konfigurasi dengan nama "app.yaml" (tempatkan file app.yaml ini sejajar dengan file php). Untuk info lebih detail tentang konfigurasi file app.yaml, silahkan buka web https://cloud.google.com/appengine/docs/php/config/appconfig
    application: contohhelloworld
    version: 1
    runtime: php
    api_version: 1
    handlers:
    - url: /.*
      script: contohhelloworld.php
  5. Login ke https://console.developers.google.com lalu Masukkan Username dan Password email gmail Anda.
  6. Di halaman Google Developers Console, klik tombol "Create Project".
  7. Di kotak dialog New Project, Isi :
    "Project Name" dengan nama Project Anda. Contoh : "Belajar Google App Engine"
    "Project ID" dengan id project Anda (tanpa spasi dan spesifik / unik). Contoh : "contohhelloworld". Jika membuat Project ID dengan nama "contohhelloworld", maka untuk menampilkan hasil project Anda, melalui alamat web http://contohhelloworld.appspot.com
  8. Jika pembuatan New Project sukses, maka Anda bisa melanjutkan ke langkah 9. Jika belum sukses, ulangi langkah 7.
  9. Upload script php dengan 2 cara, yakni melalui command line atau melalui aplikasi Google App Engine Launcher (Aplikasi yang telah di-install pada langkah 1)
  10. Upload script php melalui command line :
    • Buka command prompt dengan menjalankan perintah "cmd" (khusus windows)
    • Lalu buka working directory tempat folder file php Anda (contoh di atas, buka folder d:\xampp\htdocs\googlecloud\)
    • Jalankan perintah berikut ini : appcfg.py update contohhelloworld/
    • Masukkan Email Gmail yang Anda gunakan di langkah 5.
    • Masukkan Password Gmail yang Anda gunakan di langkah 5.
    • Pada langkah ini, Anda akan mendapatkan status "Invalid username or password" di command line Anda.
      Saat yang bersamaan, Anda akan mendapatkan email dari google dengan subject "Google Account: sign-in attempt blocked". Ini terjadi karena Anda belum mengaktifkan "Less secure apps". Untuk mengaktifkan Less secure apps, buka Gmail Anda lalu buka alamat web https://www.google.com/settings/security/lesssecureapps, lalu di bagian "Access for less secure apps", pilih "Enable"
    • Setelah itu, kembali lagi ke kotak dialog command line tadi. Ketik ulang user email dan password Anda.
    • Tunggu beberapa saat, sampai proses upload script php Anda selesai.
    • Done! Akhirnya script php Anda berhasil di-upload ke google app engine. 
    • Untuk melihat hasilnya, silahkan buka alamat http://contohhelloworld.appspot.com
  11. Upload script php melalui aplikasi Google App Engine Launcher
    • Buka aplikasi Google App Engine Launcher
    • Klik menu File -> Add Existing Application
    • Klik tombol "Browse" di kotak dialog "Add Existing Application"
    • Pilih folder file php Anda ( d:\xampp\htdocs\googlecloud\contohhelloworld\ )
    • Klik OK
    • Klik Add
    • Lalu klik project yang sudah masuk ke dalam daftar di menu Google App Engine Launcher
    • Jika ingin melihat preview aplikasi di browser, klik icon Run -> Browse
    • Jika ingin langsung meng-upload script php, klik icon Deploy
    • Masukkan Email dan Password Gmail Anda lalu klik tombol OK
    • Tunggu beberapa saat sampai keluar tulisan "You can close this window now". Lalu tutup kotak dialog "Deployment To Google"
    • Done! Akhirnya script php Anda berhasil di-upload ke google app engine. 
    • Untuk melihat hasilnya, silahkan buka alamat http://contohhelloworld.appspot.com


Membuat Aplikasi PHP di Google App Engine

By Unknown → Wednesday, December 10, 2014
Berikut ini adalah langkah-langkah singkat untuk membuat aplikasi PHP sederhana di Google App Engine menggunakan OS Windows : Download dan... [Baca Selengkapnya]
Untuk memanggil model lebih dari satu pada CodeIgniter, bisa menggunakan array. Berikut ini contoh penggunaannya :
File Controller : (/application/controller/test.php):
<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');
class Test extends CI_Controller {
public function index()
{
// List of Models
$models = array(
'user_model' => 'user',
'main_model' => 'main',
'my_model' => 'my',
);
// Load Multiple Models
foreach ($models as $file => $object_name)
{
$this->load->model($file, $object_name);
}
// Panggil model "my_model"
echo $this->my->get_last_query();
// Panggil model "user_model"
echo $this->user->get_something();
// Panggil model "main_model"
echo $this->main->view_something();
}
}
?>

Memanggil Model Lebih dari Satu pada CodeIgniter

By Unknown → Tuesday, December 2, 2014
Untuk memanggil model lebih dari satu pada CodeIgniter, bisa menggunakan array. Berikut ini contoh penggunaannya : File Controller : (/a... [Baca Selengkapnya]
Untuk menampilkan query terakhir (bukan hasil query) yang telah dijalankan pada framework CodeIgniter, dengan menggunakan perintah $this->db->last_query().

Contoh Penggunaan :
File Model : (/application/models/my_model.php):

<?php if(! defined('BASEPATH'))exit('No direct script allowed access');

Class My_Model extends CI_Model{
function __construct(){
parent::__construct();
}
function get_last_query()
    {
        $query = $this->db->get('my_table', 2);
return $this->db->last_query(); // Return Last Query
    }
}
?>


File Controller : (/application/controllers/test.php):

<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');

class Test extends CI_Controller {
public function index()
{
$this->load->model('my_model','my');
echo $this->my->get_last_query();
}
}
?>


Output : 

SELECT * FROM (`my_table`) LIMIT 2


Menampilkan Query Terakhir Menggunakan CodeIgniter

By Unknown →
Untuk menampilkan query terakhir (bukan hasil query) yang telah dijalankan pada framework CodeIgniter, dengan menggunakan perintah $this-... [Baca Selengkapnya]
Untuk me-reset nilai field yang menggunakan jquery chosen, dengan melakukan trigger "liszt:updated" (chosen v.1 ke bawah) atau "chosen:updated" (chosen v.1.x).
Contoh Penggunaan :


(
Menggunakan chosen v.1 ke bawah)

<script type="text/javascript">
$(document).ready(function(){
$("#btnReset").bind("click",function(){
$("#id-field-chosen").val('').trigger("liszt:updated");
});
});
</script>


Atau (
Menggunakan chosen v.1.x)

<script type="text/javascript">
$(document).ready(function(){
$("#btnReset").bind("click",function(){
$("#id-field-chosen").val('').trigger("chosen:updated");
});
});
</script>

Reset Nilai Field yang Menggunakan Jquery Chosen

By Unknown →
Untuk me-reset nilai field yang menggunakan jquery chosen , dengan melakukan trigger "liszt:updated" (chosen v.1 ke bawah) atau ... [Baca Selengkapnya]